VISI :

“Melangkah bersama penuh cinta dalam karya”.

Selasa, 28 Oktober 2014

Peran kita bersama demi kemajuan pendidikan Indonesia

Standard
Indonesia saat ini berada pada satu kondisi dimana penduduk dalam rentang usia produktif (15-60 tahun) jumlahnya sangatlah banyak. Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai amanat Undang-undang Dasar Tahun 1945 untuk menjamin seluruh warga negaranya mengenyam pendidikan secara merata dan berkualitas. Tanpa terkecuali juga terciptanya kondisi dan suasana kehidupan bermasyarakat yang kondusif bagi terpenuhnya pendidikan yang berkualitas dan mampu menghasilkan tenaga profesional yang berbudi pekerti luhur, beretos kerja tinggi, dan mampu bersaing dengan dunia luar.

Namun fakta yang terjadi di kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, begitu banyak kasus yang mencerminkan ketidaksinambungan pihak-pihak terkait dalam keberlangsungan pendidikan di Indonesia. Terlebih saat ini Indonesia ingin menerapkan pendidikan berkarakter yang diimplementasikan dalam Kurikulum 2013. Diantara fakta-fakta tersebut antara lain :

- 158 kepala daerah tersangkut kasus korupsi sepanjang 2003-2011
- 42 anggota DPR RI terseret korupsi pada kurun waktu 2008-2011
- 30 anggota DPR periode 1999-2004 terlibat kasus suap pemilihan DGS BI
- Kasus korupsi terjadi diberbagai lembaga seperti KPU, KY, KPPU, Ditjen Pajak, BI, BKPM, dll (Sumber: Litbang KOMPAS).

Pendidikan berkarakter dinilai sangat penting dilaksanakan dimana peserta didik selama ini berada dalam kondisi pendidikan sekolah yang menekankan pada peningkatan kemampuan akademik, sementara attitude dan perilaku kurang diperhatikan. Menurut Wakil Menteri Pendidikan Musliar Kasim, perubahan kurikulum diberlakukan agar peserta didik tidak terbebani dengan tuntutan akademik, terutama pada jenjang sekolah dasar.

Suatu rancangan dan skenario besar dalam memperbaiki kondisi pendidikan Indonesia saat ini bukanlah menjadi tanggung jawab berbagai pihak yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Pihak-pihak tersebut itu antara lain pelaku dunia hiburan, baik aktris maupun actor dan pengusaha dunia hiburan secara keseluruhan, dimana berperan dalam menghasilkan tayangan berkualitas dan mampu menjadi role model yang menuntun anak-anak dan remaja dinegeri ini untuk berperilaku baik. Sebagaimana kita ketahui, banyak terjadi kasus bully, kekerasan fisik, maupun kasus asusila yang dilakukan peserta didik di sekolah dengan meniru apa yang mereka saksikan dari tayangan televisi maupun apa yang mereka saksikan dari internet.

Oleh sebab itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama, terutama orang tua yang menjadi teladan pertama bagi anak di rumah sebagai lingkungan sosial pertama, lingkungan tempat tinggal juga semua pihak terkait yakni pengusaha, pemerintah dan pihak-pihak terkait terutama pihak sekolah. Sehingga pendidikan berkarakter bukan sekedar angan dan wacana.








Senin, 27 Oktober 2014

Wujudkan Bangsa Cerdas

Standard
Mengapa mayoritas diantara kita menganggap "Belajar" sebagai suatu hal yang membosankan dan menjemukkan. padahal sebenarnya "Belajar" adalah sebuah proses memantaskan diri kita untuk memasuki ruang kesuksesan dihari esok.

Jadi apabila masih merasa malas dan enggan, itu sama artinya bahwa diri kita tidak pantas untuk memasuki ruang kesuksesan di kemudian hari kelak. maka teruslah "Belajar" tanpa mengenal kata cukup untuk masa depan yang lebih cerah. semoga kita dapat memasuki ruang kesuksesan yang kita impikan.

Wahai para pemuda-pemudi Indonesia.....
Kobarkan semangatmu untuk terus dalam persatuan dan kesatuan....
Buktikan keberanianmu untuk menjadikan Indonesia lebih bersinar.....
Mari bersama-sama kita wujudkan bangsa cerdas, berpendidikan dan berkarakter.

"SALAM HARI SUMPAH PEMUDA"

Jumat, 17 Oktober 2014

Kami Peduli Sesama

Standard
Semangat dan rasa peduli terhadap sesama saudara, sore tadi sekitar jam 16.00 para Mahasiswa turun kejalan melakukan penggalangan dana kepada masyarakat dalam membantu para korban kebakaran di Jl. Gerbang Dayaku, Loa Duri. Penggalangan dana ini bisa disebut penggalangan dana massal karena hampir setiap perempatan atau lampu merah di samarinda sebagai titik tempat para mahasiswa meminta sumbangan.

Penggalangan dana tersebut di ikuti puluhan mahasiswa dari berbagai lembaga, fakultas maupun universitas. Para lembaga tersebut bekerja sama dengan pengurus Masjid Islamic Center dalam pengelolaan hasil penggalangan dana tersebut.











Selasa, 14 Oktober 2014

Biro Kerumahtanggaan

Standard
Nama       : Tasnim Hindri
NIM         : 1205045097
Prodi        : Pendidikan Matematika
Angkatan : 2012
Alamat     : Jl. Perjuangan 1 No.01
Asal         : Desa Mengkudu Kec. Batu Engau Kab. Paser
TTL         : Paser, 12 Maret 1995
Hobi        : Kuliner

Biro Media dan Informasi

Standard
Nama       : Abd. Mukmin
NIM         : 1205045171
Prodi        : Pendidikan Ilmu Komputer
Angkatan : 2012
Alamat     : Jl. Sambaliung No.01 RT.01 Kel. Gn.Kelua
Asal         : Jl. Soekarno Hatta RT.31 Desa Batuah
                  Kec. Loa Janan Kab. Kutai Kartanegara
TTL        : Loa Janan, 01 Januari 1994
Hobi       : Desain, Photograper, Olahraga
Motto     : Dimana ada kegagalan itu pasti ada kesuksesan